Literature Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Pekerja Konstruksi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33005/kern.v12i1.94Keywords:
Kesehatan Mental, Pekerja Konstruksi, Stres Kerja, Beban Kerja Mental, SupervisiAbstract
Artikel ini menyajikan tinjauan literatur empiris terhadap sepuluh studi di Indonesia yang diterbitkan antara 2020–2025 untuk mengidentifikasi determinan kesehatan mental pekerja konstruksi di Indonesia. Hasil tinjauan menegaskan bahwa stres kerja dan beban kerja mental merupakan faktor dominan yang menurunkan kesehatan mental, menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, gangguan tidur, burnout, serta dampak fisiologis berupa kelelahan kronis yang dapat menurunkan konsentrasi dan kinerja. Lingkungan kerja yang kurang baik dapat memperburuk kondisi psikologis pekerja, sedangkan supervisi yang efektif dan penerapan K3 berperan sebagai faktor protektif, meningkatkan rasa aman, motivasi, dan kepuasan kerja. Masa kerja dan karakteristik pekerjaan menunjukkan pengaruh yang bervariasi, sehingga menuntut penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi interaksi antar faktor serta peran variabel moderasi seperti usia, pendidikan, dan pengalaman kerja. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup pengendalian stres, pengaturan beban kerja mental, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta penguatan supervisi dan penerapan K3, yang secara kolektif dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis pekerja konstruksi di Indonesia.
References
Darmawan, D. (2023). Dampak Stres, Supervisi dan K3 terhadap Produktivitas Pekerja Proyek Konstruksi. Journal of Civil Engineering Building and Transportation, 7(1), 138-145.
Emeralda, G. K., Kawatu, P. A. T., & Sekeon, S. A. S. (2021). Hubungan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Skilled Labour di PT. Vorspann System Losinger (VSL) Jaya Indonesia. Jurnal KESMAS, 10(6), 134-141.
Firdaus, F., Soekiman, A., & Hidayat, F. (2024). Faktor-Faktor Penyebab, Tingkat Stres Kerja, dan Dampak Stres Kerja pada Tenaga Ahli Proyek Konstruksi. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(1), 581-601. https://doi.org/10.35931/aq.v18i1.2769.
Godeberta, A. C., Andi, A., & Rahardjo, J. (2023). Tingkat Stres dan Faktor-Faktor Penyebab Stres pada Staf Kontraktor. Dimensi Utama Teknik Sipil, 10(1), 1-19. https://doi.org/10.9744/duts.10.1.1-19.
Hansen, S. (2024). Domain Faktor Kesehatan Mental Pekerja Konstruksi. Media Komunikasi Teknik Sipil, 29(2), 195-204. https://doi.org/10.14710/mkts.v29i2.57822.
Ismiyasa, S. W., & Dhari, I. F. W. (2023). Analisis Beban Kerja Mental pada Pekerja Bangunan. Prosiding STIKES Bethesda, 2(1), 220-225.
Mardikaningsih, R., Sinambela, E. A., Retnowati, E., Darmawan, D., Putra, A. R., Arifin, S., Radjawane, L. E., Issalillah, F., & Khayru, R. K. (2022). Dampak Stres, Lingkungan Kerja dan Masa Kerja terhadap Produktivitas Pekerja Konstruksi. Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, 1(4), 38-52. https://doi.org/10.55606/juprit.v1i4.616.
Maulana, M. A., Harianto, F., Alrizal, F. F., & Listyaningsih, D. (2022). Pengaruh Stres Tenaga Kerja terhadap Kecelakaan Kerja pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Surabaya yang Dimoderasi Usia, Pendidikan dan Pengalaman Kerja. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 11(1), 122-126. https://doi.org/10.22225/pd.11.1.4462.122-126.
Nilamsari, N., & Andriani, M. N. (2025). Gambaran Faktor Penyebab Stres Kerja pada Pekerja Pemancangan di PT Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek ITS CWI-01 Tower dan CLC. Journal of Industrial Safety and Health, 2(1), 21-35.
Sitohang, K. M. S., Amalia, R., Hardy, F. R., & Maharani, T. F. (2021). Hubungan Faktor Pekerjaan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Lapangan Proyek Pembangunan Gedung PT. X di Jakarta Pusat Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(5), 681-687.
Susilowati, F., & Swastika, T. W. (2020). Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Stres Kerja terhadap Keinginan Pindah Tempat Kerja pada Pekerja Proyek Konstruksi. Jurnal Poli-Teknologi, 19(1), 45-50.





