https://kern.upnjatim.ac.id/index.php/kern/issue/feedKERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil2026-08-31T01:10:31+00:00Fithri Estikhamahfithri.ts@upnjatim.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</strong>, with registered numbers p-ISSN 2087 - 7498 (printed), e-ISSN 2686 - 5025 (online). <strong>KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</strong> containing research results in the field of Structural Engineering, Transportation, Construction Management, Hydrotechnics and Geotechnics. Published twice a year, every April and October, and in each publication contains 5 (five) articles of research results. The <strong>KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</strong> is open to all walks of life to write down their thoughts, research results, review and short communication. Manuscripts are written by applicable writing guidelines. <strong>KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</strong> online since 2019, this journal is indexed in the Indonesia Google Scholar database.</p>https://kern.upnjatim.ac.id/index.php/kern/article/view/94Literature Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Pekerja Konstruksi di Indonesia2026-08-21T02:46:47+00:00Syadza Nabila Yusnasyadza_nabila.ts@upnjatim.ac.idVivid Lucha Deanggivivid_lucha.ts@upnjatim.ac.id<p><em>Artikel ini menyajikan tinjauan literatur empiris terhadap sepuluh studi di Indonesia yang diterbitkan antara 2020–2025 untuk mengidentifikasi determinan kesehatan mental pekerja konstruksi di Indonesia. Hasil tinjauan menegaskan bahwa stres kerja dan beban kerja mental merupakan faktor dominan yang menurunkan kesehatan mental, menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, gangguan tidur, burnout, serta dampak fisiologis berupa kelelahan kronis yang dapat menurunkan konsentrasi dan kinerja. Lingkungan kerja yang kurang baik dapat memperburuk kondisi psikologis pekerja, sedangkan supervisi yang efektif dan penerapan K3 berperan sebagai faktor protektif, meningkatkan rasa aman, motivasi, dan kepuasan kerja. Masa kerja dan karakteristik pekerjaan menunjukkan pengaruh yang bervariasi, sehingga menuntut penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi interaksi antar faktor serta peran variabel moderasi seperti usia, pendidikan, dan pengalaman kerja. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup pengendalian stres, pengaturan beban kerja mental, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta penguatan supervisi dan penerapan K3, yang secara kolektif dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis pekerja konstruksi di Indonesia.</em></p>2026-08-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipilhttps://kern.upnjatim.ac.id/index.php/kern/article/view/105Analisis Stabilitas Struktur Bronjong sebagai Dinding Penahan Tanah pada Pekerjaan Preservasi Jalan Nasional 2026-08-21T02:52:44+00:00Brama Nalendrabramanalendra@uinjambi.ac.idSaldi Yulistiansaldiyulistian@uinjambi.ac.idRandy Rizalrandyrizal@uinjambi.ac.idSyahidullah Habibiesyahidullahhabibie@uinjambi.ac.idShinta Oktavianashintaoktaviana@uinjambi.ac.idBadariahbadariah@uinjambi.ac.idEsy Solveraesysolvera@unp.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas struktur bronjong terhadap tiga moda kegagalan, yaitu guling, geser, dan daya dukung tanah, pada lokasi STA 33+175 menggunakan metode Rankine untuk tekanan tanah aktif dan persamaan Terzaghi untuk kapasitas dukung. Penampang bronjong yang dianalisis memiliki tinggi 8 m dan lebar dasar 5 m dengan beban lalu lintas sebesar 15 kN/m². Hasil analisis menunjukkan faktor keamanan terhadap guling sebesar 2,76 (≥ 2,0), terhadap geser sebesar 2,53 (≥ 1,5), dan terhadap daya dukung sebesar 11,43 (≥ 3,0), yang seluruhnya memenuhi persyaratan SNI 8460:2017 sehingga konstruksi bronjong dinyatakan aman. Kontribusi kohesi tanah asli terbukti dominan dalam tahanan geser pondasi, menyumbang lebih dari 60% dari total tahanan geser yang bekerja. Penelitian ini menghadirkan novelty berupa bukti teknis kuantitatif mengenai kinerja bronjong pada konteks penanganan longsor melalui mekanisme adendum dalam paket preservasi jalan nasional long segment di kawasan perbukitan tropis, sebuah konteks penerapan yang belum banyak terdokumentasi secara kuantitatif dalam literatur sebelumnya, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi penanganan lereng serupa pada ruas-ruas jalan nasional lain dengan karakteristik topografi dan geoteknik yang sebanding.</em></p>2026-08-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil